Rabu, 04 Januari 2012

Dinding Sel

Dinding sel merupakan salah satu dari karakteristik dari sel tumbuhan, karena pada sel hewan tidak mempunyai dinding sel.
Dinding Sel

  • Fungsi
  1. Memberi bentuk pada sel
  2. Memperkuat isi sel
  • Pada sel muda:
  1. Tipis
  2. Makin dewasa sel tersebut dinding selnya relatif  makin bertambah tebal
Penebalan dinding masing-masing sel berbeda-beda, karena disesuaikan dengan fungsinya, sehingga bentuk sel berbeda-beda.
Selain selulose, dalam dinding sel sering terdapat lignin, hemiselulose, suberin, khitin, dsb. Untuk mengetahui adanya zat-zat tersebut dapat dilakukan reaksi mikrokimia:
  • Dinding sel pada tumbuhan kandungan terbesar adalah selulose, glukose, dan fruktose.
  • Kedua terbesar adalah hemiselulose -masih golongan karbohidrat- tapi beda dengan selulose. Kalau dihidrolisis dengan asam encer menjadi mannose dan galaktose.
  • Lignin : terdapat pada dinding sel yang telah menjadi kayu (tak ada kecambah atau tanaman muda).
  • Ada protopektin dan pektin pada dinding sel buah yang mengandung banyak gula.
  • Khitin : banyak di hewa, tapi pada fungi juga ada.
sel jika masih hidup punya protoplasma (zat hidup penyusun protoplas).
Protoplas adalah isi sel setelah membran
Bagian yang hidup dalam sel:
  • Inti (nukleus)
Nukleus
    Ada dalam plasma sel (sitoplasma), berbentuk bulat seperti lensa.
    Yang inti selnya ditengah :
    1. Masih muda
    2. Vakuolanya masih dikit dan kecil-kecil
    3. Cairannya banyak
    Inti selnya dipinggir:
    1. Memipih
    2. Sudah tua
    3. Ruangan-ruangan sudah banyak
    •  Sitoplasma atau plasma sel
    Sitoplasma
      Lebih kental daripada air. Fungsi kontrolnya adalah di membran dan dinding sel.
      • Plastida atau kromatofora
      • Mitokondria atau kondriosoma
      Plasmolema : bagian sitoplasma yang paling dekat dengan dinding sel.

      Tidak ada komentar: